Skip to main content

Posts

Showing posts with the label PLC

YEAYYY AKHIRNYA BISA MERASAKAN OFFSHORE !!!

 Adalah satu hal yang saya idam-idamkan sejak SMA, yaitu bisa merasakan lingkungan offshore.  "Franky, ikut ke offshore ya". Begitu kalimat yang disampaikan manager saya saat itu. Tanpa pikir panjang, saya langsung jawab dengan 2 kata, "Siap Pak !". Offshore merupakan salah satu lingkungan yang mungkin diidam-idamkan hampir semua anak teknik di dunia ini. Namun, memang tidak semua industri bersinggungan langsung dengan lingkungan ini. Sebut saja yang paling banyak menggunakan lingkungan ini seperti industri oil and gas, dan kelautan. Ilmu-ilmu teknik yang terlibat didalam offshore termasuk banyak, seperti semua ilmu teknik konvensional (elektro, kelautan, perkapalan, struktur/sipil kelautan, mesin, kimia) dan teknik lainnya seperti geofisika dan ilmu kontur bawah laut. Perjalanan Sebelum menuju platform, biasanya kita harus menaiki kapal penumpang terlebih dahulu di jetty. Istilah jetty yang saya paham me"refere" ke pelabuhan tempat bersandarnya kapal yang...

AKHIRNYA BISA MERASAKAN KERJA DI SEKTOR OIL AND GAS !!!

Yeayyyy... Akhirnya saya memiliki kesempatan untuk merasakan kerja di sektor oil and gas. Salah satu bidang yang saya idam-idamkan dari dulu, dan saya bisa merasakan tugas dan tanggungjawab sebagai Instrument Engineer di kerjaan saat ini.  Oil and gas merupakan sektor yang saya idam-idamkan sejak dulu. Sektor ini bukan hanya menawarkan pekerjaan dalam proses operational saja, namun juga dalam aspek desain. Saat ini, company tempat saya bekerja, bergerak dalam bidang engineering services, khususnya terlibat dalam FEED dan DED. Saya memang belum memahami detail perbedaannya, mungkin teman-teman bisa baca beberapa sumber di internet.  Pada chapter ini, mungkin saya akan sharing beberapa keseruannya saja : bisa belajar p&id lagi bisa belajar langsung ke lapangan lihat langsung kepala sumur minyak / wellhead bisa paham automation lagi walau banyak bingungnya haha bisa belajar sistem safety instrumen dan valvenya bisa belajar proses lagi  separator took a photo with franky ...

WIRING PLC SEDERHANA MENGGUNAKAN LEVEL TRANSMITTER LR 250 sebagai ANALOG INPUT dan PUSH BUTTON | INSTRUMENT PART 14

Mungkin saya akan sharing sedikit terkait dengan wiring PLC sederhana menggunakan transmitter.            Sebelum saya menjelaskan konfigurasi, saya akan menjelaskan setup percobaan. Pada bagian terdahulu (PART 7 Instrumen) , saya pernah membuat program PLC untuk flowmeter (flowrate dan totalizer). Karena pada saat itu saya masih menggunakan PLC Simulator, pada bagian ini saya akan menggunakan LR 250 sebagai analog input (nialai analog level dianggap mewakilkan analog flowrate), dan dua buah digital input berupa tombol untuk medemonstrasikan nilai digital pulse tottalizer dan tombol reset totalizer. Untuk digital output nya menggunakan lampu sebagai indikator apabila nilai flowrate analog melebihi batas yang ditetapkan. 1. PLC S7-1200 CPU 1212C DC/DC/RLY PLC pin terminal penjelasan pin CPU ada pada datasheet/manual di bawah : penjelasan pin PLC 2. Analog Input 4xU/I 2 Wire connected to SIMATIC ET 200 SP Penjelasan pin AI module seperti gambar di bawah ...

MODBUS MEMANG GILAAAA!!!!! | INSTRUMENT PART 13

Protokol komunikasi apa yang paling gila dalam trilogi protokol komunikasi?  Saya akan menjawab MODBUS. Ini didasarkan pada sisi pemrograman PLC MODBUS yang membutuhkan lebih banyak waktu dipelajari, dipahami, dan diresapi wkwkwk. Pada bagian ini, saya akan menjelaskan percobaan yang telah saya coba bersama mentor saya (walau yang lebih banyak berpikir sebenarnya bukan saya sih wkwkwkwkwkwk). The most insane Protocol Dulu saya berpikir bahwa ilmu dan seni PLC itu sederhana wkwkwk, ya paling intinya buat program berdasarkan kasus lah wkwk. Setelah saya diajari lebih dalam oleh mentor saya, saya mulai sadar bahwa PLC itu bukan soal pemrograman melulu. Saya diajari cara konfigurasi PLC (power supply yang dibutuhkan berapa ampere, modul komunikasi yang dibutuhkan seri apa, modul analog digital Input/outputnya seri apa) juga diajari cara pengkabelan PLC (PLC nya sebagai sinking atau sourcing ke transmitter, wiring relay dari PLC seperti apa) dan inti dari segala inti adalah terkait pemr...

Protokol Komunikasi HART menggunakan LR 250 Radar Transmitter Siemens | INSTRUMENT PART 12

HART Communication Protocol Didalam dunia industri, dikenal beberapa protokol komunikasi. Beberapa yang paling umum digunakan adalah komunikasi analog (4 mA -20 mA), komunikasi HART, kominikasi MODBUS, komunikasi PROFIBUS. Pada bagian ini, saya akan mencoba menjelaskan 3 protokol komunikasi, yaitu HART, Modbus, dan Profibus. Saya secara teoritis tidak begitu paham ilmunya wkwk mungkin saya akan coba jelaskan secara praktikal saja menggunakan software TIA Portal V.16 dengan bantuan level transmitter radar LR 250 Siemens sebagai inputnya. Protokol Komunikasi HART Highway Addresable Remote Transducer  (HART) merupakan protokol komunikasi yang menggunakan 2 komunikasi sekaligus ; yaitu komunikasi analog (4 mA- 20 mA), dan komunikasi digital FSK (frequency shift keying). Prinsipnya adalah sebagai berikut  : 4 mA-20 mA merupakan sinyal analog biasa pada umumnya. Ketika kita menggunakan transmitter level dengan span 0 m - 10 m, maka 0 m setara dengan 4 mA, 5 m setara dengan 12 mA, da...