Skip to main content

WIRING PLC SEDERHANA MENGGUNAKAN LEVEL TRANSMITTER LR 250 sebagai ANALOG INPUT dan PUSH BUTTON | INSTRUMENT PART 14

Mungkin saya akan sharing sedikit terkait dengan wiring PLC sederhana menggunakan transmitter. 

        Sebelum saya menjelaskan konfigurasi, saya akan menjelaskan setup percobaan. Pada bagian terdahulu (PART 7 Instrumen) , saya pernah membuat program PLC untuk flowmeter (flowrate dan totalizer). Karena pada saat itu saya masih menggunakan PLC Simulator, pada bagian ini saya akan menggunakan LR 250 sebagai analog input (nialai analog level dianggap mewakilkan analog flowrate), dan dua buah digital input berupa tombol untuk medemonstrasikan nilai digital pulse tottalizer dan tombol reset totalizer. Untuk digital output nya menggunakan lampu sebagai indikator apabila nilai flowrate analog melebihi batas yang ditetapkan.

1. PLC S7-1200 CPU 1212C DC/DC/RLY

PLC pin terminal

penjelasan pin CPU ada pada datasheet/manual di bawah :
penjelasan pin PLC

2. Analog Input 4xU/I 2 Wire connected to SIMATIC ET 200 SP
Penjelasan pin AI module seperti gambar di bawah ;
analog input pin terminal module

3. Terminal Block
Terminal block digunakan hanya untuk meminimalisir banyaknya kabel dalam satu pin. satu terminal block memiliki 4 pin (lubang) dari atas ke bawah. Pin 1 dari atas terhubung ke pin 4 (paling bawah). Untuk pin 2 terhubung ke pin 3.

terminal block



4. Transmitter 
Wiring untuk 2 wire transmitter yang paling umum dikenal adalah sinking dan sourcing. Perbedaannya seperti gambar di bawah :
sinking vs sourcing

5. Push Button
Disini saya menggunakan 2 push button, yang berfungsi sebagai tombol pulse totalizer (digital input) dan reset totalizer (digital input).

6. Lampu
Lampu disini sebagai digital output, dimana lampu akan logic 1 ketika nilai flow (analog input) sudah melebihi batas nilai diberikan transmitter.

7. Relay
Disini saya menggunakan relay berjenis SPST. Relay merupakan komponen umum yang digunakan sebagai safety apabila nilai arus terlalu besar yang dapat merusak perangkat CPU PLC.

8. Wiring

wiring


Dari wiring di atas, dapat dijelaskan :
* Wiring menggunakan mode sourcing trasnmitter
* common yang digunakan merupakan common ground (setiap pin digital input CPU merupakan ground)
* kabel merah = merupakan kabel fasa, kabel biru = merupakan kabel netral.
* kabel hijau = kabel profinet
* pada looping 2 wire transmitter, seharusnya ada 2 kabel yang terhubung ke modul PLC (AI Remote I/O). Dapat dilihat pada modul AI Remote I/O. Namun pada kebanyakan kasus, PLC sudah di grounding melalui CPU. Dapat dilihat pada modul AI Remote I/O, seharusnya pin UV0 dan I0+ terhubung ke Power supply dan transmitter. Namun hanya IO+ (terminal positif yang terhubung), karena grounding UV0 sudah melalui CPU PLC.

setup simulasi


Hasil percobaan saya seperti gambar di bawah :




Tengkyuuuuu.....

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Management Trainee (Mill) di PT. KLK Agriservindo, Berau, Kalimantan Timur (Juli 2020) | PART 3

Bimbang.... Yogyakarta (Juli 2020) Setelah second stage interview KLK, sebenarnya saya mengikuti 2 final interview di perusahaan lain (bukannya saya sombong, hanya memberikan point of view lain aja). Satu pabrik kertas terbesar di Indonesia yang berlokasi di Riau, satunya lagi di salah satu perusahaan refurbishment Valve di Tangerang. Keduanya juga memberikan penawaran kepada saya, namun pertimbangan terbesar saya waktu itu ada 2 :  Jabatan dan Gaji Ya wajar aja, saya mencoba realistis dengan money oriented ketika saya masih fresh graduate. "Perusahaan asing nih, ntar bisa jadi manager juga. Masalah lokasi di tengah hutan, urusan belakangan aja lah, toh juga dulu kecilnya dekat kebun sawit", pikir saya. Tanpa pikir panjang (dengan pertimbangan selama 2 hari wkwk),hari H ketika saya menerima email kelulusan dari KLK, saya langsung menolak 2 perusahaan tersebut dan memilih KLK. Tahap selanjutnya adalah offering secara virtual melalui Microsoft Team sehari setelah email dikirim....

Pengalaman Management Trainee (Mill) di PT. KLK Agriservindo, Berau, Kalimantan Timur (Juli 2020) | PART 1

Kerja di KLK ?                    Sebenarnya ini salah satu pengalaman yang berkesan dalam hidup saya, walau akhirnya tidak jodoh dengan perusahaan bersangkutan. Bukan berarti semua yang berkesan harus berbuah manis kan? Hehehe.. Juli 2020, Yogyakarta           Saya diundang untuk interview (via Microsoft Team) atas lamaran yang saya apply. Ya, PT. KLK Agriservindo, perusahaan asal Malaysia yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan hasil kelapa sawit. Saat itu saya melamar posisi MT Mill (Pabrik), karena saya rasa....ya lebih tepat aja dengan latar belakang studi saya wkwk.  Beginilah proses interviewnya yang masih saya ingat : Pukul 09.00 (First Stage Interview)           Saya mendapat kesempatan untuk interview dengan salah satu petinggi KLK, Bapak tersebut warga negara Malaysia. Beliau meminta saya untuk memperkenalkan diri dengan Bahasa Inggris. "Good ...

Membuat PLC dan HMI program untuk flowmeter | INSTRUMENT PART 7

PLC and HMI Programming Using TIA PORTAL V16 SIEMENS Dah lama nih gak nulis tentang instrumen lagi. Di bagian ini saya akan mencoba membuat program PLC dan HMI untuk pengukuran laju aliran menggunakan flow transmitter tentunya. Oiya saya mau cerita sedikit tentang instrumen khususnya PLC  wkwk. Dulu pas kuliah seperti yang pernah saya sampaikan, peminatan saya sebenarnya abu-abu wkwk. Abu-abu dalam artian saya selalu cari aman kalau ngambil mata kuliah. Berhubung PLC merupakan mata kuliah peminatan dan saya dari dulu merupakan orang yang benci segala sesuatu yang berbau "programming", akhirnya saat itu saya putuskan untuk tidak ambil matkul PLC wkwk. Nah baru setelah lulus, saya mengikuti pelatihan PLC di CITA (Center for Instrumentation and Automation) Institut Teknologi Bandung. Awalnya saya mengikuti dengan sedikit sulit (karna saya lemah di logika wkwk), namun tetap bisa mengikuti pelah-pelan lah wkwk. ITB 2019 Berhubung Siemens tidak memiliki produk data logger, sementar...