Skip to main content

Pengalaman Management Trainee (Mill) di PT. KLK Agriservindo, Berau, Kalimantan Timur (Juli 2020) | PART 1

Kerja di KLK ?        

        Sebenarnya ini salah satu pengalaman yang berkesan dalam hidup saya, walau akhirnya tidak jodoh dengan perusahaan bersangkutan. Bukan berarti semua yang berkesan harus berbuah manis kan? Hehehe..

Juli 2020, Yogyakarta

        Saya diundang untuk interview (via Microsoft Team) atas lamaran yang saya apply. Ya, PT. KLK Agriservindo, perusahaan asal Malaysia yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan hasil kelapa sawit. Saat itu saya melamar posisi MT Mill (Pabrik), karena saya rasa....ya lebih tepat aja dengan latar belakang studi saya wkwk.  Beginilah proses interviewnya yang masih saya ingat :

Pukul 09.00 (First Stage Interview)

        Saya mendapat kesempatan untuk interview dengan salah satu petinggi KLK, Bapak tersebut warga negara Malaysia. Beliau meminta saya untuk memperkenalkan diri dengan Bahasa Inggris. "Good mornig Sir, let me instroduce my self. My name is ....., i've graduated from Gadjah ..... University, majoring on Engineering ......, majoring on ....... My core skills on ........, and i applied this position because ........" . Begitulah kira-kira yang saya sampaikan ketika bagian introduction kepada beliau. (tidak saya isi lengkap karena alasan tertentu hehe.)

Hati saya sedikit tenang karena berhasil ngomong inggris ke beliau dengan "agak" sedikit lancar hehe."Okeii, i will continue this interview with english, can you?" timpal beliau. Seketika saya langsung panik dan bingung. "Okei Sir of course" saya jawab dengan nada yang sedikit gugup. Ya wajar aja saya bukan orang yang bisa ngomong inggris dengan fluent, karena saya lebih suka belajar inggris grammarly dan secara vocab ketimbang secara speaking.

Lanjut ke interviewnya. Sebenarnya inti pertanyaannya itu kalau versi saya seperti ini (dalam bahasa indonesia) :

1. Kamu tau proses pengolahan sawit gak?

2. Kamu tau lingkungan di sawit itu gimana?

3. Kalau kamu tau, kenapa kamu bersedia ditempatkan di lingkungan sawit?

4. Kamu mau gak kalau saya tempatkan di kalimantan?

5. Bagaimana cara kamu meyakinkan orang tua kamu?

Overall, interview tahap 1 itu lebih ke arah kesiapan mental kamu, kembali lagi ya tanya ke diri kamu.

        Kamu siap gak kerja di hutan yang jauh dari lingkungan kota? Kamu tahan gak kalau gak ke mall? kamu tahan gak kalau gak ke kafe? Kamu tahan gak kalau tinggal di tengah hutan? kamu kuat gak kalau jauh dari keluarga, jauh dari ortu? begitulah sejujurnya yang harus kamu tanyakan ke diri kamu. Kalau kamu orangnya suka jalan-jalan, nongkrong, nonton, saya rasa mending kamu tolak aja. Karena ini juga terkait dengan rasa nyaman kamu pas kerja di KLK. 

        Saya jawab semua pertanyaan beliau dengan rasa optimis wkwk. Ya karena 2 alasan, pertama karena saya udah nganggur 8 bulan semenjak saya lulus dari Universitas Gadjah ..... . Kedua, karena dulu sebenarnya saya tinggal 8 tahun dekat dengan lingkungan perkebunan sawit (tepatnya di Pangkalan Kerinci, Riau). Jadi ya saya udah terbiasa aja hidup jauh dari hingar bingar dunia hehe...

Untuk interview pertama ini, ada kesalahan fatal yang saya lakukan :

        Saya sudah mempelajari latar belakang perusahaan, tapi saya lupa mempelajari proses pengolahan buah sawit hingga mejadi minyak mentah ( CPO). Jadi buat kalian yang ngedaftar MT Mill, jangan lupa mempelajari hal ini.

Seminggu kemudian, saya menerima email dari KLK dengan kata awal "Congratulation". Yeayy saya lulus interview tahap awal.....

 

Comments

  1. Maaf mas mau tanya, untuk jarak dari isi form ke interview waktu itu berapa lama ya?

    ReplyDelete
  2. Waduh saya lupa dek, yang pasti ntar dikabari email kok klau kamu lulus berkas..

    ReplyDelete
  3. Mohon maaf mas boleh minta koneksi semacam akun LinkedIn gitu? mau bertanya-tanya perihal sistem serta teknis baik seleksi maupun pekerjaan disananya, untuk saat ini saya seorang freshgraduate, Terima Kasih

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Management Trainee (Mill) di PT. KLK Agriservindo, Berau, Kalimantan Timur (Juli 2020) | PART 3

Bimbang.... Yogyakarta (Juli 2020) Setelah second stage interview KLK, sebenarnya saya mengikuti 2 final interview di perusahaan lain (bukannya saya sombong, hanya memberikan point of view lain aja). Satu pabrik kertas terbesar di Indonesia yang berlokasi di Riau, satunya lagi di salah satu perusahaan refurbishment Valve di Tangerang. Keduanya juga memberikan penawaran kepada saya, namun pertimbangan terbesar saya waktu itu ada 2 :  Jabatan dan Gaji Ya wajar aja, saya mencoba realistis dengan money oriented ketika saya masih fresh graduate. "Perusahaan asing nih, ntar bisa jadi manager juga. Masalah lokasi di tengah hutan, urusan belakangan aja lah, toh juga dulu kecilnya dekat kebun sawit", pikir saya. Tanpa pikir panjang (dengan pertimbangan selama 2 hari wkwk),hari H ketika saya menerima email kelulusan dari KLK, saya langsung menolak 2 perusahaan tersebut dan memilih KLK. Tahap selanjutnya adalah offering secara virtual melalui Microsoft Team sehari setelah email dikirim....

Membuat PLC dan HMI program untuk flowmeter | INSTRUMENT PART 7

PLC and HMI Programming Using TIA PORTAL V16 SIEMENS Dah lama nih gak nulis tentang instrumen lagi. Di bagian ini saya akan mencoba membuat program PLC dan HMI untuk pengukuran laju aliran menggunakan flow transmitter tentunya. Oiya saya mau cerita sedikit tentang instrumen khususnya PLC  wkwk. Dulu pas kuliah seperti yang pernah saya sampaikan, peminatan saya sebenarnya abu-abu wkwk. Abu-abu dalam artian saya selalu cari aman kalau ngambil mata kuliah. Berhubung PLC merupakan mata kuliah peminatan dan saya dari dulu merupakan orang yang benci segala sesuatu yang berbau "programming", akhirnya saat itu saya putuskan untuk tidak ambil matkul PLC wkwk. Nah baru setelah lulus, saya mengikuti pelatihan PLC di CITA (Center for Instrumentation and Automation) Institut Teknologi Bandung. Awalnya saya mengikuti dengan sedikit sulit (karna saya lemah di logika wkwk), namun tetap bisa mengikuti pelah-pelan lah wkwk. ITB 2019 Berhubung Siemens tidak memiliki produk data logger, sementar...