Skip to main content

Pengalaman Management Trainee (Mill) di PT. KLK Agriservindo, Berau, Kalimantan Timur (September 2020) | PART 8

"Waduh, hewan ini kenapa terus melirikku"

Hobi dan Rutinitas

Berau (September 2020)

        Tinggal di kebun sawit sebenarnya enak-enak susah. Kenapa saya katakan seperti itu? Ya karena hal ini sebenarnya tergantung pada diri kalian. Buat orang yang hobinya jalan-jalan, nongkrong, atau nonton, mungkin kalian merasa seperti orang yang memasuki dunia purba wkwk. Tapi bagi saya yang lebih suka diam di rumah dan menghabiskan waktu dengan jogging ataupun bermain game, lingkungan sawit menjadi hal yang wajar saja bagi saya. Ya bisa dikatakan begitu karena tidak begitu mempengaruhi sedikitpun "me time" saya wkwk. Mungkin kalian bertanya, "kan di sawit gak ada jogging track atau lintasan lari?". Wkwkw ini pertanyaan yang tidak bergitu berpengaruh bagi saya yang seorang jogging holic atau jogging mania. Tempatnya? ya di sepanjang jalan kebun sawit lah wkwkwk. Untuk sisi positif tinggal di kebun sawit, kalian bisa menabung uang lebih banyak wkwk. Jarak kota yang sangat jauh menjadi penghambat positif yang membuat kalian lebih cepat kaya wkwk. "Kan bisa belanja online?", mungkin itu yang kalian pikirkan. Untuk belanja online kalian pasti mikir-mikir karna ongkirnya juga mahal. Malahan bisa lebih mahal ongkir ketimbang belanjaan kalian yang gak seberapa wkwk.

        Oiya untuk jam kerja di KLK sendiri dari dari jam 07.00 pagi sampai jam 17.00 sore. Terkait jam istirahat diberi waktu makan siang 2 jam dari jam 12.00 hingga jam 14.00. Kalau kalian bertanya jam istirahat saya habiskan buat apa? Ya biasanya buat tidur siang atau sekedar bermain hp wkwk. Untuk hari kerja nya sendiri 6/7. Artinya dalam seminggu, kalian cuma diberikan 1 hari off day. Untuk hari off, kalian bisa pilih sendiri dengan melapor ke Manajer.

        Kembali ke hobi saya wkwk. Saya pertama kali jogging saat hari pertama off di hari minggu. Persiapannya ya tentunya dengan membawa hp dan headset (perlengkapan khas yang saya selalu bawa ketika jogging di Grha Sabha Pramana Jogjakarta) maupun perlengkapan lari seperti running shoes. Saya tidak tahu rute seperti apa yang saya akan lewati, yang saya tahu jogging tracknya ya di jalan di antara sawit wkwk. 



serem gak tuh? wkwk


        Ketika saya mulai berlari, samar-samar saya melihat 2 ekor hewan sedikit besar di depan saya. Satu sedang berendam di sungai kecil di samping sawit, satu sedang di tepi jalan. "Ahh palingan juga ini kerbau gak mengganggu", pikir saya dalam hati. Saya berujar begitu karena hewan ini kelihatan seperti adem ayem saja ketika orang bermotor melalui mereka. Saya pelankan langkah kaki saya dan saya mulai berjalan mendekat wkwk. Namun ketika saya mulai mendekat, 2 ekor kerbau tersebut terus melirik saya dengan tatapan tajam. Bahkan kepala dan badan mereka yang sebelumnya membelakangi saya, tiba-tiba berbalik ketika mendengar langakah kaki saya.

"Waduh, hewan ini kenapa terus melirikku", pikir saya dalam keadaan takut.

Kenapa dia terus melirikku? wkwk

        Saya pun langsung memutuskan untuk berpindah jalur ke kanan jalan untuk menjauhi mereka. Dengan sedikit ketakutan, saya tetap berusaha berjalan tenang melewati mereka. Mata dan  badan mereka terus berputar mengikuti arah langkah saya. Bahkan hingga saya berlalu, mereka masih tetap menatap tajam kehadiran saya. Saya sejujurnya tidak begitu paham sampai sekarang apa penyebabnya mereka begitu aware dengan kehadriran manusia yang berjalan kaki wkwk. Tapi setelah saya perhatikan, mereka begitu taat dan jinak dengan karyawan kebun KLK yang menyuruh mereka mengangkut sawit, mungkin karena udah kenal dengan tuannya saya juga gapaham wkwk.

        Oiya kerbau-kerbau ini sebenarnya peliharaan dan sengaja diberdayakan oleh KLK. Fungsinya sih untuk mengangkut buah yang telah dipanen dari dalam kebun ke pinggir jalan. Truk yang mengambil buah biasanya hanya bisa masuk hingga pinggir jalan, sehingga dibutuhkan tenaga kerbau untuk memindahkan buah hasil panen. Kabarnya juga sih kerbau ini di asuransikan oleh KLK wkwk saya tidak tahu juga kebenaran fakta ini. Tapi yang pasti KLK juga mempunyai dokter hewan untuk mengobati maupun mengecek kondisi mereka.

        Hari pertama jogging saya tempuh dengan jarak 6 km lebih. Untuk tracknya ya sebebas hati aja, kalau misalnya jalan di depan berlumpur, ya belok ke kanan atau ke kiri. Di sawit ini aman kok, ya walau keparnoan saya di awal takut diculik atau dirampok wkwkw tapi sampai hari terakhir saya jogging saya tetap tidak mendapat kejadian buruk. 

hasil step meter first day jogging


Terkait dengan hobi atau rutinitas, kalian harus adaptasi sih. Beberapa pabrik atau kebun KLK ada yang dekat dengan kota atau setidaknya kampung. Kampung yang saya maksud disini tentunya tempat untuk belanja atau membeli kebutuhan sehari-hari. Untuk kampung yang berada di sekitar kami, jaraknya mungkin sekitar 20 km dari pabrik. Untuk keseruan bagian ini, nanti saya akan ceritakan di bagian lain wkwk. Namun kebanyakan pabrik KLK jaraknya begitu jauh dari kota. Jadi ya pintar-pintar kalian mencari hobi yang positif lah.

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Management Trainee (Mill) di PT. KLK Agriservindo, Berau, Kalimantan Timur (Juli 2020) | PART 3

Bimbang.... Yogyakarta (Juli 2020) Setelah second stage interview KLK, sebenarnya saya mengikuti 2 final interview di perusahaan lain (bukannya saya sombong, hanya memberikan point of view lain aja). Satu pabrik kertas terbesar di Indonesia yang berlokasi di Riau, satunya lagi di salah satu perusahaan refurbishment Valve di Tangerang. Keduanya juga memberikan penawaran kepada saya, namun pertimbangan terbesar saya waktu itu ada 2 :  Jabatan dan Gaji Ya wajar aja, saya mencoba realistis dengan money oriented ketika saya masih fresh graduate. "Perusahaan asing nih, ntar bisa jadi manager juga. Masalah lokasi di tengah hutan, urusan belakangan aja lah, toh juga dulu kecilnya dekat kebun sawit", pikir saya. Tanpa pikir panjang (dengan pertimbangan selama 2 hari wkwk),hari H ketika saya menerima email kelulusan dari KLK, saya langsung menolak 2 perusahaan tersebut dan memilih KLK. Tahap selanjutnya adalah offering secara virtual melalui Microsoft Team sehari setelah email dikirim....

Pengalaman Management Trainee (Mill) di PT. KLK Agriservindo, Berau, Kalimantan Timur (Juli 2020) | PART 1

Kerja di KLK ?                    Sebenarnya ini salah satu pengalaman yang berkesan dalam hidup saya, walau akhirnya tidak jodoh dengan perusahaan bersangkutan. Bukan berarti semua yang berkesan harus berbuah manis kan? Hehehe.. Juli 2020, Yogyakarta           Saya diundang untuk interview (via Microsoft Team) atas lamaran yang saya apply. Ya, PT. KLK Agriservindo, perusahaan asal Malaysia yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan hasil kelapa sawit. Saat itu saya melamar posisi MT Mill (Pabrik), karena saya rasa....ya lebih tepat aja dengan latar belakang studi saya wkwk.  Beginilah proses interviewnya yang masih saya ingat : Pukul 09.00 (First Stage Interview)           Saya mendapat kesempatan untuk interview dengan salah satu petinggi KLK, Bapak tersebut warga negara Malaysia. Beliau meminta saya untuk memperkenalkan diri dengan Bahasa Inggris. "Good ...

Membuat PLC dan HMI program untuk flowmeter | INSTRUMENT PART 7

PLC and HMI Programming Using TIA PORTAL V16 SIEMENS Dah lama nih gak nulis tentang instrumen lagi. Di bagian ini saya akan mencoba membuat program PLC dan HMI untuk pengukuran laju aliran menggunakan flow transmitter tentunya. Oiya saya mau cerita sedikit tentang instrumen khususnya PLC  wkwk. Dulu pas kuliah seperti yang pernah saya sampaikan, peminatan saya sebenarnya abu-abu wkwk. Abu-abu dalam artian saya selalu cari aman kalau ngambil mata kuliah. Berhubung PLC merupakan mata kuliah peminatan dan saya dari dulu merupakan orang yang benci segala sesuatu yang berbau "programming", akhirnya saat itu saya putuskan untuk tidak ambil matkul PLC wkwk. Nah baru setelah lulus, saya mengikuti pelatihan PLC di CITA (Center for Instrumentation and Automation) Institut Teknologi Bandung. Awalnya saya mengikuti dengan sedikit sulit (karna saya lemah di logika wkwk), namun tetap bisa mengikuti pelah-pelan lah wkwk. ITB 2019 Berhubung Siemens tidak memiliki produk data logger, sementar...