Skip to main content

Sensor vs Transmitter | INSTRUMENT PART 2

Sensor vs Transmitter

Pada bagian ini, saya coba memberikan informasi berdasarkan apa yang saya pahami dan pelajari. Bahasan pada bagian ini mungkin sedikit lebih rumit dan menggunakan banyak bahasa teknis. Oiya karena satu dan lain hal yang gak bisa saya kasitau, saya akan memberikan banyak contoh di part selanjutnya menggunakan brand/merk SIEMENS hehehe :) 

Sinyal standar

Didalam dunia industri terdapat beberapa sinyal standar untuk alat-alat instrumen :

  • 4-20 mili Ampere (arus listrik)
  • 1-5 Volt DC (tegangan listrik) untuk arus searah
  • 3-15 psi (tekanan pneumatik)
Yang saya mau jelaskan disini adalah pada perbedaan sensor dan transmitter :

Sensor = adalah alat yang mengubah suatu besaran fisis terukur menjadi sinyal listrik 

Transmiter = adalah alat yang dihubungkan dengan sensor dan mengubah besaran fisis terukur tadi menjadi sinyal standar agar dapat : dibaca, disimpan, dan di jaga keaslian nilainya. Jadi supaya nilai yang terukur oleh sensor itu dapat dibaca oleh manusia, biasanya membutuhkan display. Atau jikalau nilai sensor tersebut dapat dioleh oleh kontroler, maka alat tambahan untuk mengubah menjadi sinyal standar. Itulah fungsi transmiter (yang biasanya sudah sepaket dengan display) yaitu untuk menjaga keakuratan nilai terbaca dan untuk kepentingan pengolahan data berikutnya seperti gambar di bawah.

Fungsi transmiter untuk pengolahan data lanjutan

Transmitter juga biasanya terdiri dari beberapa komponen yang menunjang kemudahan, seperti monitor untuk melihat nilai variabel pengukuran, memori yang dapat menyimpan data sensor, modul komunikasi untuk dapat mengirimkan data ke ruang kontroler, dan tentunya electronic circuit untuk mengubah sinyal elektrik tadi.

Seperti yang sudah saya bahas di bagian sebelumnya, ada 4 variabel fisis umum yang dikenal dalam dunia instrumen, terutama terkait dengan field instrumen, yaitu :

Level, Tekanan/Pressure, Kecepatan Aliran/Flow, dan Suhu/Temperature

Pada bagian ini saya akan fokus kepada istilah transmiter, yang menyatakan kesatuan dari device alat ukur tersebut. Jadi sudah komplit satu paket lah istilahnya. Okey lets go to the next part....


Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Management Trainee (Mill) di PT. KLK Agriservindo, Berau, Kalimantan Timur (Juli 2020) | PART 1

Kerja di KLK ?                    Sebenarnya ini salah satu pengalaman yang berkesan dalam hidup saya, walau akhirnya tidak jodoh dengan perusahaan bersangkutan. Bukan berarti semua yang berkesan harus berbuah manis kan? Hehehe.. Juli 2020, Yogyakarta           Saya diundang untuk interview (via Microsoft Team) atas lamaran yang saya apply. Ya, PT. KLK Agriservindo, perusahaan asal Malaysia yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan hasil kelapa sawit. Saat itu saya melamar posisi MT Mill (Pabrik), karena saya rasa....ya lebih tepat aja dengan latar belakang studi saya wkwk.  Beginilah proses interviewnya yang masih saya ingat : Pukul 09.00 (First Stage Interview)           Saya mendapat kesempatan untuk interview dengan salah satu petinggi KLK, Bapak tersebut warga negara Malaysia. Beliau meminta saya untuk memperkenalkan diri dengan Bahasa Inggris. "Good ...

Pengalaman Management Trainee (Mill) di PT. KLK Agriservindo, Berau, Kalimantan Timur (Juli 2020) | PART 3

Bimbang.... Yogyakarta (Juli 2020) Setelah second stage interview KLK, sebenarnya saya mengikuti 2 final interview di perusahaan lain (bukannya saya sombong, hanya memberikan point of view lain aja). Satu pabrik kertas terbesar di Indonesia yang berlokasi di Riau, satunya lagi di salah satu perusahaan refurbishment Valve di Tangerang. Keduanya juga memberikan penawaran kepada saya, namun pertimbangan terbesar saya waktu itu ada 2 :  Jabatan dan Gaji Ya wajar aja, saya mencoba realistis dengan money oriented ketika saya masih fresh graduate. "Perusahaan asing nih, ntar bisa jadi manager juga. Masalah lokasi di tengah hutan, urusan belakangan aja lah, toh juga dulu kecilnya dekat kebun sawit", pikir saya. Tanpa pikir panjang (dengan pertimbangan selama 2 hari wkwk),hari H ketika saya menerima email kelulusan dari KLK, saya langsung menolak 2 perusahaan tersebut dan memilih KLK. Tahap selanjutnya adalah offering secara virtual melalui Microsoft Team sehari setelah email dikirim....

Membuat PLC dan HMI program untuk flowmeter | INSTRUMENT PART 7

PLC and HMI Programming Using TIA PORTAL V16 SIEMENS Dah lama nih gak nulis tentang instrumen lagi. Di bagian ini saya akan mencoba membuat program PLC dan HMI untuk pengukuran laju aliran menggunakan flow transmitter tentunya. Oiya saya mau cerita sedikit tentang instrumen khususnya PLC  wkwk. Dulu pas kuliah seperti yang pernah saya sampaikan, peminatan saya sebenarnya abu-abu wkwk. Abu-abu dalam artian saya selalu cari aman kalau ngambil mata kuliah. Berhubung PLC merupakan mata kuliah peminatan dan saya dari dulu merupakan orang yang benci segala sesuatu yang berbau "programming", akhirnya saat itu saya putuskan untuk tidak ambil matkul PLC wkwk. Nah baru setelah lulus, saya mengikuti pelatihan PLC di CITA (Center for Instrumentation and Automation) Institut Teknologi Bandung. Awalnya saya mengikuti dengan sedikit sulit (karna saya lemah di logika wkwk), namun tetap bisa mengikuti pelah-pelan lah wkwk. ITB 2019 Berhubung Siemens tidak memiliki produk data logger, sementar...