Skip to main content

Posts

Wellhead Control Panel - Part 1 | INSTRUMENT PART 20

Kali ini, saya akan membahas sedikit mengenai Wellhead Control Panel (WHCP) menurut pemahaman awam saya hahaha.  Disclaimer dulu, saya hanya seorang junior instrument engineer yang baru memiliki pengalaman 1 tahun di bidang perminyakan wkwkwk. Sebelumnya saya memiliki pengalaman 2 tahun sebagai instrument engineer di salah satu vendor Siemens divisi control & field instrument. Jadi disini saya menjelaskan menurut pemahaman dasar saya saja hahaha. Oke mari kita bahas... Wellhead Control Panel Apa itu WHCP? WHCP pengertian singkatnya adalah panel kontrol yang spesifik digunakan untuk mengatur aliran fluida yang berada di sumur dan menjalankan fungsi safety/keselamatan pada pengoperasian kepala sumur / wellhead. Sebelum itu, kita juga harus mengerti bahwa dalam dunia oil & gas, ketika minyak dan gas naik naik ke permukaan, maka ada komponen utama yang disebut Wellhead / Christmas Tree. Kenapa disebut Christmas Tree? Ya karna kalau secara bentuk fisis seperti pohon natal (menge...

YEAYYY AKHIRNYA BISA MERASAKAN OFFSHORE !!!

 Adalah satu hal yang saya idam-idamkan sejak SMA, yaitu bisa merasakan lingkungan offshore.  "Franky, ikut ke offshore ya". Begitu kalimat yang disampaikan manager saya saat itu. Tanpa pikir panjang, saya langsung jawab dengan 2 kata, "Siap Pak !". Offshore merupakan salah satu lingkungan yang mungkin diidam-idamkan hampir semua anak teknik di dunia ini. Namun, memang tidak semua industri bersinggungan langsung dengan lingkungan ini. Sebut saja yang paling banyak menggunakan lingkungan ini seperti industri oil and gas, dan kelautan. Ilmu-ilmu teknik yang terlibat didalam offshore termasuk banyak, seperti semua ilmu teknik konvensional (elektro, kelautan, perkapalan, struktur/sipil kelautan, mesin, kimia) dan teknik lainnya seperti geofisika dan ilmu kontur bawah laut. Perjalanan Sebelum menuju platform, biasanya kita harus menaiki kapal penumpang terlebih dahulu di jetty. Istilah jetty yang saya paham me"refere" ke pelabuhan tempat bersandarnya kapal yang...

AKHIRNYA BISA MERASAKAN KERJA DI SEKTOR OIL AND GAS !!!

Yeayyyy... Akhirnya saya memiliki kesempatan untuk merasakan kerja di sektor oil and gas. Salah satu bidang yang saya idam-idamkan dari dulu, dan saya bisa merasakan tugas dan tanggungjawab sebagai Instrument Engineer di kerjaan saat ini.  Oil and gas merupakan sektor yang saya idam-idamkan sejak dulu. Sektor ini bukan hanya menawarkan pekerjaan dalam proses operational saja, namun juga dalam aspek desain. Saat ini, company tempat saya bekerja, bergerak dalam bidang engineering services, khususnya terlibat dalam FEED dan DED. Saya memang belum memahami detail perbedaannya, mungkin teman-teman bisa baca beberapa sumber di internet.  Pada chapter ini, mungkin saya akan sharing beberapa keseruannya saja : bisa belajar p&id lagi bisa belajar langsung ke lapangan lihat langsung kepala sumur minyak / wellhead bisa paham automation lagi walau banyak bingungnya haha bisa belajar sistem safety instrumen dan valvenya bisa belajar proses lagi  separator took a photo with franky ...

INSTALASI dan COMMISIONNING CLAMP ON ULTRASONIC | INSTRUMENT PART 19

Pada bagian ini, saya mungkin akan sharing mengenai instalasi dan commisionning Flowmeter Ultrasonic Clamp-On.  Seperti yang kita tahu, Flowmeter tipe Ultrasonic sendiri memiliki 2 tipe sensor, tipe in-line dan clamp-on. Pada tipe in-line. terbagi lagi menjadi 2 ; pertama ada yang include dengan potongan pipa (sensor dan pipa sudah dipasang di factory), kedua ada yang hanya berupa sensornya saja, sehingga pipa existing user nantinya harus di lubangi. Perlu kembali kita ingat bahwa tipe inline ini hanya menggunakan tipe pengukuran direct. Sedangkan clamp-on tidak ada yang include bersama pipa dari factory, karena pemasangannya yang simpel dan tidak perlu melubangi pipa. Clamp On UT Flowmeter InlineUT Flowmeter Pada bagian ini saya akan sharing terkait prosedur instalasi dan commisionning Clamp On UT Flowmeter. Device pada sistem ini adalah : 1. Sensor/Transducer 2. Transmitter 3. Sensor Housing  4. Strapper (pengikat sensor ke pipa) 5. Couplant (Media cairan antara sensor denga...

TEST & COMMISIONNING BW 500 dan BELT SCALE (WEIGHING INSTRUMENT) | INSTRUMENT PART 18

 Pada bagian ini, saya mungkin akan sedikit sharing mengenai test and commisionning BW 500 (Transmitter) dan Belt Scale (Sensor) SIEMENS untuk produk Weighing. Belt Scale Idler Note : Pengetahuan saya mengenai produk weighing masih sangat terbatas, saya akan sharing berdasarkan apa yang saya pahami dan lakukan di lapangan saja. Variabel instrument tidak hanya menyangkut 4 hal (P, T, F, L), tapi segala sesuatu yang dapat diukur secara fisis dan dikonversi menjadi sinyal listrik, itu dapat menjadi variabel instrument. Dalam bahasan kali ini, akan dibahas system weighing (berat). Di dalam sistem weighing, pengukuran tidak hanya diaplikasikan pada bidang pengukuran statis, tapi juga dalam bidang pengukuran dinamis (beban/massa yang berjalan). Contoh nyatanya adalah pengukuran berat massa yang melewati konveyor. Hal yang kita perlu pahami terlebih dahulu adalah mengenai jenis konveyor yang terpasang. Untuk weighing system sendiri, aplikasinya hanya dapat digunakan pada belt scale. Karen...

Pengecekan Transmitter yang Rusak | INSTRUMENT PART 17

Pada bagian ini, saya ingin sharing pengalaman saya yang tidak seberapa ini. Tujuan saya murni hanya untuk sharing dan diskusi, karena saya pun sampai sekarang masih belajar dan belajar. Oke langsung saja ke topiknya.... Sebenarnya transmitter yang rusak itu apa sih? Menurut saya makna "rusak" itu bisa diindikasikan dengan sinyal transmitter yang tidak terbaca oleh kontroller / PLC. Ini beda kasusnya dengan "transmitter error". Transmitter error menurut saya ketika ada salah satu fungsi/fitur transmitter yang tidak berjalan dengan semestinya. Contoh transmitter eror dan penyebabnya : 1. Nilai pembacaan flowmeter yang fluktuatif dan hunting, disebabkan oleh pipa media non metal, sehingga titik referensi bias. 2. Nilai pembacaan ultrasonic level sensor fluktuatif dan hunting, disebabkan oleh koneksi ground sensor ke transmitter tidak terhubung. Ultrasonic noise source 3. Power pada flowmeter terbaca tidak memenuhi (error), karena kabel sensor yang digunakan bukan meru...

Siemens Remote Display RD 300, RD500 dan SENTRON PAC 3100 | INSTRUMENT PART 16

Berbicara mengenai Remote Display untuk instrumen, Siemens memiliki beberapa series produk. Ada RD 200 dan RD 300 sebagai display biasa, dan ada RD 500 yang lebih ke arah device manager yang memiliki fitur mumpuni seperti sebagai data logger. RD 300 Untuk seri RD 300, device ini memiliki fungsi untuk menampilkan nilai sinyal yang diterima. Fitur lainnya seperti fitur relay (lengan kontak) yang dapat di setting untuk memberikan sinyal kepada device additional lain seperti pilot lamp maupun indikator lainnya. Device yang satu ini biasanya digunakan untuk troubleshoot/pengecekan pada instrumen yang bermasalah. Wiring Untuk wiringnya begitu sederhana. Seperti looping 4/20 mA, beban yang biasanya diisi oleh peran Kontroler seperti PLC , disini digantikan oleh RD 300. RD 300 wiring to slave Setting Untuk setting RD 300, kita dapat memilih jenis loopingnya. Apakah yang digunakan looping arus, atau looping tegangan (tergantung koneksi pin pada terminal). Parameter utama yang perlu disetting si...